Dalam membeli rumah tidak hanya membutuhkan biaya saja, melainkan juga perlu keputusan besar yang membutuhkan banyak pertimbangan. Adapun diantaranya adalah memahami berbagai istilah yang sering digunakan di dunia properti. Salah satu istilah yang sering kita jumpai adalah rumah indent.
Bagi sebagian orang, rumah indent terdengar asing, padahal konsep ini cukup populer di kalangan pengembang dan calon pembeli. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu rumah indent beserta kelebihan dan kekurangannya.
Rumah indent merupakan istilah dalam dunia properti yang merujuk pada rumah yang belum selesai dibangun. Bahkan rumah indent bisa jadi belum memulai proses pembangunannya. Walaupun belum ada bentuk fisik rumahnya, tapi sudah pengembang tawarkan untuk dijual, adapun nama lain dari istilah ini adalah rumah pesan bangun.
Biasanya, pembeli hanya akan melihat gambar denah, atau maket sebagai gambaran bentuk rumah yang akan pengembang bangun. Sistem ini memungkinkan pembeli untuk memesan dan membayar rumah secara bertahap sebelum unitnya benar-benar selesai.
Kelebihan Membeli Rumah Indent
Membeli rumah secara indent bukan hanya soal mendapatkan hunian baru, namun juga menawarkan beberapa keuntungan yang tidak bisa Anda dapatkan jika membeli rumah siap huni. Berikut beberapa kelebihan dalam membeli rumah pesan bangun.
Membeli rumah secara indent lebih murah daripada membeli rumah yang sudah siap huni. Hal ini karena unit masih dalam tahap pembangunan, atau bahkan belum dimulai pembangunannya. Dengan demikian, developer dapat menawarkan harga perkenalan atau promo khusus untuk menarik minat pembeli
2. Fleksibilitas Desain
Kelebihan lainnya dari membeli rumah secara indent adalah fleksibilitas desain yang lebih besar. Karena rumah masih dalam tahap pembangunan, pembeli memiliki kesempatan untuk menyesuaikan beberapa aspek sesuai kebutuhan dan selera, seperti tata letak ruangan, pilihan material, warna cat, hingga jenis lantai.
3. Proses Pembayaran Bertahap
Jika Anda membeli rumah indent, Anda dapat melakukan pembayaran secara bertahap. Pengembang umumnya memberikan skema cicilan uang muka atau pembayaran sesuai progres pembangunan, sehingga beban finansial pembeli dapat menjadi lebih ringan.
Dengan adanya sistem ini pembeli mendapatkan waktu untuk mempersiapkan dana, baik melalui tabungan maupun fasilitas kredit, tanpa harus langsung membayar penuh di awal.
4. Dapat Melihat Proses Pembangunan
Membeli rumah indent juga memberikan keuntungan untuk dapat melihat proses pembangunan rumah. Pembeli dapat memastikan bahwa material, teknik, dan kualitas pengerjaan sesuai dengan yang pengembang janjikan. Kemudian hal ini juga memungkinkan pembeli untuk memberikan masukan atau penyesuaian kecil jika diperlukan.
Kekurangan Membeli Rumah Indent
Meskipun menawarkan berbagai keuntungan, rumah pre order juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan dan pertimbangkan. Berikut beberapa kekurangan dari membeli rumah secara indent.
Untuk Anda yang menginginkan rumah yang siap huni, rumah pre order seperti ini bukan pilihan yang tepat bagi Anda. Rumah pesan bangun membuat pembeli harus menunggu hingga proses pembangunan selesai, yang mana dapat memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
2. Desain Tidak Sesuai
Kekurangan lain dari rumah pesan bangun seperti ini adalah kemungkinan desain akhir yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Karena proses pembelian dilakukan saat rumah masih dalam tahap perencanaan atau pembangunan, pembeli hanya mengandalkan gambar 3D rumah, denah atau market.
3. Developer Gagal Membangun
Risiko yang paling besar membeli rumah pesan bangun adalah kemungkinan developer gagal dalam menyelesaikan pembangunan. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti masalah keuangan, perizinan, atau manajemen proyek yang buruk. Jika situasi ini terjadi, pembeli berpotensi mengalami kerugian besar, baik dari sisi finansial maupun waktu.
4.Butuh Pekerjaan Tambahan
Kekurangan lainnya dari membeli rumah pesan bangun adalah kemungkinan membutuhkan pekerjaan tambahan setelah rumah selesai terbangun. Meskipun rumah Anda terima dalam kondisi baru, sering kali masih ada detail yang perlu untuk Anda perbaiki atau tambahkan, seperti pemasangan pagar, kanopi, kitchen set, atau perbaikan minor pada finishing.
Pekerjaan tambahan ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memerlukan biaya ekstra yang harus Anda persiapkan. Jika tidak Anda perhitungkan sejak awal, hal ini bisa menambah beban finansial dan menunda waktu pindah ke rumah baru.
Hal yang Perlu di Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Indent
Setelah mengetahui kelebihan serta kekurangan dari membeli rumah secara pre order, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dan pertimbangkan sebelum membeli rumah indent. Berikut hal-hal yang perlu di pertimbangkan sebelum membeli rumah indent.
1. Reputasi pengembang/developer
Sebelum memutuskan untuk membeli rumah indent, hal terpenting yang perlu Anda pertimbangkan adalah reputasi dan keandalan pengembang atau developer. Reputasi developer sangat mempengaruhi kualitas hasil pembangunan, ketepatan waktu serah terima, dan kepatuhan terhadap spesifikasi yang pengembangkan janjikan.
Anda dapat meneliti rekam jejak proyek sebelumnya, membaca ulasan konsumen, serta memastikan legalitas dan izin pembangunan sudah lengkap.
2. Durasi Penyelesaian
Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah durasi penyelesaian rumah. Setiap proyek umumnya memiliki jadwal pembangunan yang berbeda, mulai dari beberapa bulan bahkan lebih dari satu tahun. Memahami estimasi waktu ini dapat membantu pembeli menyesuaikan rencana pindah, anggaran, dan kebutuhan tempat tinggal sementara.
3. Biaya Tambahan
Setiap membeli rumah pesan bangun, pembeli juga harus mempertimbangkan kemungkinan adanya biaya tambahan diluar harga yang telah Anda sepakati. Biaya ini dapat berupa pajak, biaya notaris, biaya akad kredit, hingga biaya pemasangan utilitas seperti listrik, air, hingga biaya pemeliharaan lingkungan.
4. Kesepakatan Desain Rumah yang Disepakati
Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah adanya kesepakatan tertulis yang jelas mengenai desain rumah. Hal ini termasuk spesifikasi material, tata letak ruangan, dan detail finishing. Dokumen ini dapat menjadi acuan utama selama proses pembangunan, sehingga meminimalkan risiko perubahan desain sepihak dari pihak pengembang.
5.Kesepakatan Harga Jual dan Cara Bayar
Dalam membeli rumah pre order, kesepakatan harga jual dan cara bayar harus Anda bicarakan secara detail dan tertuang dalam perjanjian tertulis. Pastikan harga yang telah Anda sepakati sudah mencakup seluruh biaya pokok, serta pahami skema pembayaran yang developer tawarkan, baik tunai, bertahap, maupun melalui KPR.